Penggunaan Anggaran Perlu Dipublikasikan

WONOSARI (KRjogja.com)  –  Mencegah terjadinya praktik korupsi di pemerintahan desa, pelaksanaan proyek hendaknya dipublikasikan ke masyarakat. Baik secara langsung maupun media masa. Publikasi menjadi ajang kontrol publik berkait penggunaan anggaran desa yang nilainya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

"Sesuai dengan aturan, penggunaan anggaran desa seharusnya dipublikasikan, Sehingga akan terjadi fungsi kontrol dan mencegah terjadinya praktik korupsi,” kata Kepala Kejaksaaan Negeri (Kajari) Wonosari Damly Rowelcis SH di dampingi Kasi Pidsus Sihid I SH, Kasi Intel Wibowo Wisnu Nugroho SH dan pejabat di lingkungan kejaksaan usai Peringatan Hari Bhakti Adyaksa di Kejari Wonosari, Jumat (22/07/2016).

Kejari mengungkapkan, dalam melakukan penegakan hukum, mengedepankan pencegahan. Bahkan diberikan waktu kepada pelanggar hukum untuk membayat ganti rugi dan dilakukan penindakan. Kejaksaaan juga telah melakukan penyuluhan hukum kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa  di Pemkab.

"Melalui langkah tersebut, diharapkan perangkat memahami tentang hukum. Kejaksaan tetap melakukan monitoring, berkait dengan penggunaan dana desa. Agar bisa menekan terjadinya pelanggaran hukum,” ujarnya.
(Ded)

BERITA REKOMENDASI