Pengundian Nomor Urut, Dilarang Ajak Pendukung

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul  akan menggelar rapat pleno internal penetapan calon bupati (cabup) dan Calon wakil bupati (cawabup) Gunungkidul, Rabu (23/09/2020). Rapat digelar tertutup dan akan mengundang tim bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati.

“Proses pleno penetapan ini berlangsung secara tertutup. Hasilnya akan disampaikan kepada tim bapaslon bupati dan wakil bupati,” kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, Selasa (22/09/2020).

Diungkapkan, selanjutnya pada Kamis (24/09/2020) KPU Gunungkidul akan melakukan pengudian nomor urut cabup-cawabup. Pelaksanaan akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, bahkan diimbau untuk tidak mengajak pendukung pada saat dilakukan pengundian nomor urut.

Hanya satu orang penghubung pasangan calon dan tim kampanye, saksi atau pengurus partai politik atau gabungan partai politik paling banyak dua orang. “Tidak melakukan jabat tangan, menggunakan masker dan sarung tangan jika diperlukan,” imbuhnya.

Ahmadi menambahkan, protokol kesehatan juga menghindari terjadinya kerumuman peserta di dalam maupun di luar kegiatan. Harapannya dengan mematuhi protokol kesehatan ini akan mampu mendukung upaya pencegahan maupun pengendalian Covid-19.

“Sesuai dengan aturan dari KPU RI, pengundian nomor urut nantinya jangan mengajak pendukung. Serta menerapkan protokol kesehatan, baik memakai masker, jaga jarak dan tidak berjabat tangan. Sehingga dapat menghindari kerumunan. Untuk mendukung pencegahan Covid-19,” ujarnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI