Pengunjung Goa Pindul Capai 7.000 Wisatawan

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Bagi yang trauma gelombang tsunami di Selat Sunda, Objek Wisata (Obwis) Goa Pindul, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo menjadi alternatif pilihan. Selama tiga hari, Sabtu (22/12/2018) hingga Senin (24/12/2018) jumlah pengunjung mencapai 7.810 orang. Jumlah ini meningkat dibanding pada hari biasa, hari libur Minggu maksimal 1.900 wisatawan.

Tetapi Minggu (23/12) lalu jumlahnya mencapai 3.330 wisatawan. Kenaikan ini sebenarnya wajar karena libur Natal dan tahun baru. ”Tetapi gelombang tsunami di Selat Sunda juga berpengaruh, terutama bagi mereka yang trauma terhadap gelombang laut akan memilih ke Goa Pindul,” kata Direktur Utama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Mandiri Desa Bejiharjo, Sariyanto.

Kenaikan pengunjung sudah sejak akhir minggu lalu. Hari Sabtu (22/12/2018) jumlah pengunjung sebanyak 1.900 orang, Minggu (23/12/2018) 3.380 wisatawan dan Senin (24/12/2018) jumlahnya 2.580 wisatawan. Untuk hari Selasa (25/12/2018) rekap jumlah pengunjung belum masuk. Data masuk setiap hari biasanya sudah malam, sehingga sore ini belum dapat diketahui jumlahnya.

Peningkatan jumlah pengunjung diperkirakan akan bertahan atau naik sampai pada Tahun Baru 2019. Sebagai pengelola Obwis Goa Pindul terus melakukan pembenahan pelayanan. Selama 6 bulan terakhir ini tidak pernah terjadi kemacetan antrean di mulut goa.

Pada Minggu dengan jumlah pengunjung melebihi kapasitas, 3.330 wisatawan tidak terjadi penumpukan di mulut goa. ”Ini berkat kerja sama yang baik antara pengelola dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis),” tambahnya.

Meski terjadi gelombang tsunami di Selat Sunda, jumlah pengunjung objek wisata pantai di Gunungkidul juga meningkat. Objek wisata yang menawarkan keindahan laut, gelombang serta pantai ini disukai banyak wisatawan karena tiket masuknya murah.

Kunjungan wisatawan pantai pada hari Sabtu (22/12/2018), kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono ST, sebanyak 17.650 orang, Minggu (23/12/2018) 35.029 orang dan Senin (24/12/2018) 22.782 orang dan hari Selasa (25/12/2018) data belum masuk. Karena petugas masuk memberikan pelayanan di lapangan. ”Dari pantauan sementara jumlahnya meningkat dibanding hari sebelumnya,” ujarnya. (Ded/Ewi)

BERITA REKOMENDASI