Penurunan Kualitas Terhadap Lingkungan Hidup

Editor: KRjogja/Gus

WATES (KRJOGJA.com) – Dewasa ini mulai terjadi degradasi dan penurunan kualitas terhadap lingkungan hidup. Perlu diupayakan menumbuhkan generasi muda yang cinta lingkungan, sehingga program yang terkait dengan pendidikan lingkungan dikembangkan mulai dari lingkungan sekolah.

"Program Adiwiyata pada prinsipnya untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup," kata  Wakil Bupati Kulonprogo Drs H Sutedjo ketika membuka Workshop Sekolah Adiwiyata Kabupaten Kulonprogo, Senin (05/02/2018), di Aula MAN 2 Kulonprogo. Diikuti 103 kepala sekolah dan madrasah dengan narasumber dari BLH DIY; Dinas Dikpora, Kankemenag, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kulonprogo; dan praktisi Adiwiyata.

"Melalui program ini setiap unsur dalam sekolah itu ikut terlibat kegiatan menuju lingkungan yang sehat dan menghindari dampak lingkungan yang negatif," tandas Sutedjo.

Komitmen Pemkab Kulonprogo diwujudkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh peserta workshop. Beberapa poin yang tercantum terkait dengan manajemen sekolah/madrasah berwawasan lingkungan, kawasan bebas asap rokok, pengelolaan sampah sesuai prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), kantin sehat, dan penghematan air, listrik, dan alat tulis kerja (ATK).

MAN 2 Kulonprogo, sebagai peraih Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional tahun 2017 melakukan penandatanganan MoU  dengan 8 madrasah binaan Adiwiyata MAN 2 Kulonprogo. MoU bertujuan membangun kerja sama mewujudkan Sekolah/Madrasah Berwawasan Lingkungan (Sekolah Adiwiyata).

Ditambahkan Kabid Pengembangan Kapasitas BLH DIY, Ir Sri Lestari berharap bahwa, Adiwiyata bukan lomba. Akan tetapi ditekankan pada proses dan pembiasaan peserta didik yang edukatif dengan memberikan pendidikan pada warga sekolah. "Partisipasi dari seluruh warga sekolah juga menentukan keberhasilan Adiwiyata. Selain itu, tak kalah penting proses mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi harus dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya. (Wid)

 

 

BERITA REKOMENDASI