Pertambahan Kendaraan Bermotor di Gunungkidul Meningkat

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Jumlah pertambahan kendaraan bermotor (Ranmor) di Kabupaten Gunungkidul dalam dua tahun terakhir cukup pesat dan untuk wilayah DIY pertambahan populasi ini tercatat cukup tinggi.

Kantor Pelayanan Pajak Daerah (KPPD) Gunungkidul mencatat pada 2018 lalu jumlah kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat bertambah sebanyak 15.000 unit ranmor. Sedangkan jumlah pertambahan ranmor baik roda dua maupun empat rata-rata tiap bulan mencapai 1.000- 1.200 unit.

“Meskipun tiap warga banyak yang memiliki lebih dari dua kendaraan, tetapi tidak mempermasalahkan tentang pajak progresif,” kata Kasi Pendaftaran dan Penetapan KPPD Gunungkidul Singgih Margono SE.

Dari data perkembangan populasi kendaraan selama dua tahun terakhir terbanyak terjadi lonjakan jumlah kendaraan baru terjadi pada pertengahan tahun. Pada awal tahun hingga triwulan pertama biasanya stagnan dengan jumlah pertambahan kendaraan berkisar antara 750-800 unit.

Data pada bulan Januari dan Februari jumlahnya mencapai 1.200 unit perbulan. Jumlah tersebut belum termasuk untuk kepemilikan kendaraan bermotor bekas yang kemudian dimutasikan ke Gunungkidul dengan balik nama kepemilikan (BN2). “Untuk kendaraan bekas yang dimutasi dari Gunungkidul ke luar daerah relatif kecil dan terbanyak mutasi masuk ke Gunungkidul,” imbuhnya.

Dengan makin pesatnya pertambahan kendaraan bermotor, kantor pelayanan pajak melakukan peningkatan pelayanan bagi wajib pajak dengan cara penambahan loket pembayaran pajak di otlet-otlet maupun di Bank Pembangunan Daerah (BPD), Samsat Desa di Tangsari, Gedangsari, Panggang dan Girisubo. Harapannya dengan peningkatan pelayanan terhadap wajib pajak mencegah terjadinya pelayanan menumpuk hingga tidak menimbulkan terjadinya keterlambatan pembayaran. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI