Perusakan APK Tidak Hanya ke Parpol Tertentu

WONOSARI, KRJOGJA.com – Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady SIK MH mengimbau kepada seluruh partai politik (parpol) peserta pemilu untuk menciptakan suasana aman, damai dan sejuk. Jangan terjadi provokasi maupun memfitnah antara satu dengan yang lain. Seluruh parpol diharapkan mengedepankan rasa kekeluargaan dan kebersamaan. 

“Sehingga akan terciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang cukup kondusif,” kata AKBP Ahmad Fuady menanggapi adanya laporan perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) di Gunungkidul dalam beberapa hari terakhir, Kamis (14/02/2019).

Diungkapkan, pelaksanaan pemilu diharapkan berjalan dengan tertib dan lancar. Jangan terjadi saling memprovokasi ataupun fitnah. Oleh sebab itu, semua pihak, parpol dan instansi terkait diimbau untuk mendukung pemilu yang aman dan damai. Melalui semangat kebersamaan, tentunya pelaksanakaan pemilu di Gunungkidul ini bisa menekan terjadinya pemasalahan. “ Jangan sampai terjadi saling memfitnah satu dengan yang lain,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Gunungkidul Is Sumarsono menuturkan, perusakan APK terjadi tidak menyasar parpol tertentu. Karena perusakan APK ini menyasar baik, PDIP, Nasdem, PKS, Gerindra dan partai yang lain. Oleh sebab itu, para peserta pemilu jangan sampai terjebak dalam politik adu domba. Jangan sampai pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan untuk membuat suasana tidak kondusif. “Bawaslu juga telah melakukan investigasi berkait dengan perusakan APK milik caleg dari parpol,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, lanjutnya, juga akan dilakukan diskusi dengan pemangku kepentingan. Termasuk jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mengatasi permasalahan ini. Salah satu upaya yang bisa dilakukan parpol yakni memasang APK di rumah pribadi. Maupun di lokasi yang dekat dengan simpatisan, kader maupun tim pemenangan. Karena akan membantu memudahkan pengawasan berkait dengan keamanan APK. (Ded)

BERITA REKOMENDASI