PKB Bentuk Fraksi Sendiri

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dilantik, minggu depan direncanakan untuk pembentukan fraksi. Dewan segera mengirim surat kepada ketua-ketua partai politik untuk dapat mengirimkan calon nama-nama ketua fraksi paling lambat akhir minggu ini.

Dengan demikian minggu depan agendanya pembentukan fraksi-fraksi. Setelah fraksi terbentuk akan diteruskan dengan pembentukan pimpinan dewan secara difinitif. Pimpinan DPRD unsurnya sesuai dengan perolehan kursi di DPRD.

”Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golongan Karya (Golkar),” kata Plh Sekretaris DPRD Gunungkidul Hery Sukaswadi SH MH.

Sementara untuk pembentukan komisi-komisi setelah fraksi dan pimpinan DPRD terbentuk. Belum ada yang bersedia memberikan konfirmasi nama-nama yang akan duduk di pimpinan DPRD. Namun kemungkinan besar Ketua DPRD dari PDIP akan tetap ditempati Endah Kuntariningsih yang sekarang ketua sementara. Sedang wakil ketua kemungkinan Suharno SE ( Partai NasDem), Wiwik Widiastuti SE MM (PAN) dan Heri Nugroho SS ( Partai Golkar).

Ketua DPC PKB Sutiyo belum dapat menyebutkan yang akan memimpin fraksinya. Yang pasti, jika pemilu lalu bergabung dengan partai lain, sekarang PKB menjadi fraksi sendiri. Nama yang akan menduduki ketua fraksi sedang dibahas. ”Ada tiga nama yang dinominasikan menjadi ketua fraksi yaitu Yulinda Nur Respati, Suwignyo dan Suhartini,” tambahnya.

Berbeda dengan PKB, Sekretaris Partai Golkar Heri Nugroho SS sudah mendapatkan surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), dia akan duduk di kursi Wakil Ketua DPRD. Sementara ketua fraksi dipercayakan kepada Djumiran.

Demikian pula Partai NasDem, Wakil Ketua DPRD hampir dipastikan akan ditempati Suharno SE. Sementara ketua fraksi dipercayakan Ismail Ishom. Wakil Ketua DPD PAN Drs Supriyadi kemungkinan akan menjadi ketua fraksi. Tetapi yang bersangkutan belum bersedia memberikan kepastian. ”Untuk Ketua Fraksi PAN masih dalam pembahasan,” ujarnya. (Ewi/Bmp)

BERITA REKOMENDASI