Positif Corona dari Klaster Karangmojo Berpotensi Tambah

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Data kumulatif jumlah positif Covid-19 di Gunungkidul saat ini mencapai 44 kasus. Banyak dari mereka merupakan orang tanpa gejala (OTG) yang tidak sadar mereka mengalami sakit. Dengan adanya OTG ini maka masih terbuka ruang jumlah kasus dari Klaster Karangmojo itu akan bertambah.

“Kita berharap masyarakat tetap memikiki komitmen dalam menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul dr Dewi Irawaty MKes kepada KRJOGJA.com, Selasa (09/06/2020).

Sementar aitu penyebaran Covid-19 di Kecamatan Karangmojo Gunungkidul terus bertambah dan memunculkan terjadinya generasi ketiga (G-3) menimpa seorang perempuan berusia 34 tahun Warga Kecamatan Wonosari, Selasa (09/06/2020). Dari hasil traking yang bersangkutan tersebut tertular melalui riwayat kontak dengan kasus positif nomor 3 – 6 Klaster Karangmojo.

“Pasien ini tidak secara langsung kontak dengan 2 positif pedagang ikan, tetapi dari orang yang tertular dari kedua positif sebelumnya,” tambahnya.

Sebelum dinyatakan positif pasien tersebut telah menjalani proses rapid test masal bersama denfan 311 orang lainnya. Dari hasil rapid test itu ia termasuk 12 orang yang dinyatakan reaktif.

Dengan bertambahnya pasien posif ini, berarti dalam pergerakan Covid-19 di Gunungkidul sudah ada 7 kasus positif dari Klaster Karangmojo dan mencapai generasi ketiga. Dilihat dari pergerakan penyebarannya, termasuk dalam kategori klaster besar dan traking akan terus dilakukan dengan merujuk riwayat kontak para pasien positif tersebut. “Satu pasien tambahan ini sudah dijemput untuk perawatan di RSUD Wonosari,” imbuhnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI