PPK-PPS di Gunungkidul Petakan Pemilih Tambahan

Editor: KRjogja/Gus

WONOSARI, KRJOGJA.com – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani mengungkapkan, logistik untuk pemilu 2019 kini sebagian sudah diterima. Mulai dari kotak suara dan bilik. Termasuk sejumlah formulir, serta kelengkapan Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

“Untuk logistik memang sudah diterima kotak suara dan bilik. Untuk jumlah TPS tidak ada penambahan. Untuk di Gunungkidul sebanyak 2.718 TPS,” kata Ahmadi usai membuka Rapat Koordinasi dan Sosialiasi Daftar Pemilih Tambahan di aula BMT Dana Insani, Kamis (13/12/2018).

Kegiatan dihadiri Komisioner KPU, Bawaslu Gunungkidul Tri Asmiyanto, seluruh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitita Pemungutan Suara (PPS). Dalam kesempatan tersebut juga ditunjukan logistik yang sudah diterima KPU. Diungkapkan, rapat ini juga untuk mensosialsiasikan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Pemilih ini merupakan orang luar yang bisa menggunakan hak memilih di Gunungkidul. 

“Yang bersangkutan harus mengurus di PPS asal dan dikomunikasikan dengan PPS untuk tempat memilih. Sehingga meskipun bukan asli Gunungkidul, nantinya ada surat keterangan untuk pindah memilih,” imbunya.  

Ahmadi menuturkan, pemilih tambahan ini mayoritas bisa berasal dari Pondok Pesantren, Asrama maupun tempat kost. Karena memang untuk di Gunungkidul banyak warga luar yang menetap atau mondok di ponpes. Sehingga pengurus pondok juga dihadirkan dalam sosialisasi pemilih tambahan ini. Termasuk untuk Rumah Tahanan dan lokasi lain akan dilakukan pemetaan untuk pemilih tambahan. “Targetnya sudah bisa diplenokan kurang lebih 15 hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara,” jelasnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI