PPM-UAD Beri Edukasi Membangun Keluarga Tangguh Covid-19

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dosen Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM). Kegiatan memilih tema ‘Membangun Keluarga Tangguh Covid-19’. Lokasi PPM berlangsung di Dusun Putat I, Putat Wetan dan Gumawang Kalurahan Putat Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan PPM ini diselenggarakan sebagai wujud peran serta akademisi di Perguruan Tinggi dalam edukasi mengenai Covid-19 ke masyarakat. Penyebaran Covid-19 sudah banyak terjadi di klaster keluarga, sehingga perlu membangun kesiapsiagaan di tingkat keluarga agar terbentuk keluarga tangguh Covid-19.

“Kegiatan PPM dilakukan secara luring dengan menaati Protokol Kesehatan yang sudah ada, diikuti perwakilan ibu-ibu PKK dari tiga dusun dan dilaksanakan pada 15, 18 dan 28 Februari 2021,” kata Yahya Hanafi MSc, selaku Pelaksana PPM kepada KRJOGJA.com, Jumat (12/03/2021).

Menurut Yahya Hanafi, tujuan kegiatan yaitu untuk membentuk Keluarga Tangguh Covid-19. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangun kesiapsiagaan terhadap Covid-19 di tingkatkeluarga serta membangun sikap waspada/hati-hati terhadap Covid-19 dan kepedulian jikaterdapat tetangga yang terkena Covid-19. Selain itu dalam kesempatan ini juga memberikanedukasi tentang vaksin untuk Covid-19, mengajak warga agar mantap untuk di vaksin karenasudah memperoleh izin dari BPOM dan dinyatakan halal oleh MUI.

“Edukasi-edukasi kepada warga masyarakat harus selalu diulang-ulang agar dapat memiliki informasi yang benar terkait Covid-19 dan vaksin Covid,” ujarnya.

Kegiatan PPM dimulai dengan pembukaan, sambutan perwakilan ibu-ibu PKK, penyampaian materi, dan dilanjutkan tanya jawab. Pada kesempatan pengabdian disampaikab, penyebaran Covid-19 sudah banyak terjadi di klaster keluarga, sehingga perlu membangun kesiapsiagaan di tingkat keluarga agar terbentuk keluarga tangguh covid-19.

Setiap kepala keluarga minimal terdapat 1 anggota keluarga yang memiliki literasi yang baik tentang Covid-19 sehingga ketika terdapat anggota keluarga yang terkena Covid-19 tidak pani dan mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan. Seyogyanya memiliki sikap selalu hati-hati terhadap Covid-19, bukan meremehkan, tetapi bukan untuk ditakuti juga.

Setiap warga harus memiliki kepedulian jika ada tetangga yang terkena Covid-19, wajib memberikan support dan bantuan. Disarankan, langkah awal yang bisa dilakukan jika terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu bersikap menerima serta tidak panic, memperhatikan gejala yang muncul dan segera melaporkan ke petugas yang berwenang, menentukan langkah apakah akan isolasi mandiri atau isolasi di shelter yang sudah disediakan (dengan berkonsultasi petugas terkait).

Selain itu, bagi penyintas Covid-19 perlu memberikan edukasi dengan beberapa tips bagi yang melakukan isolasi mandiri di rumah. (Jay)

BERITA REKOMENDASI