Praktik Ilegal Kesehatan, Pensiunan BUMN Dikecrek

WONOSARI, KRJOGJA.com – Satreskrim Polres Gunungkidul membongkar praktik klinik kesehatan ilegal di Kalurahan Umbulrejo, Ponjong. dan berhasil mengamankan tersangka M A (57) warga Tangerang Selatan Propinsi Banten dan dari pengakuannya telah melakukan praktik penipuan sejak 2019 lalu.

Atas perbuatannya tersebut tersangka dinyatakan melakukan pelanggaran Pasal 79 Undang-Undang No.29/2004 tentang Praktek Kedokteran. Adapun ancamannya kurungan paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp150 juta. “Tersangka sudah kami amankan dan kini sudah menjalani proses hukum,” kata Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riyan Permana Putra, Kamis (23/07/2020).

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait dengan layanan klinik ilegal yang dilakukan oleh tersangka dengan membuka praktik kesehatan dan beroperasi sejak September 2019 lalu. Atas perbuatan tersebut polisi mendapat laporan dari masyarakat yang kini dijadikan dasar untuk penyelidikan. Setelah melakukan pemeriksaan polisi menemukan bukti-bukti permulaan yang mengarah adanya pelanggaran tindak pidana dengan membuka llayanan praktik kesehatan tanpa izin. “Kami langsung datangi klinik dan pemilik tidak bisa menunjukan izin praktik karena itu yang bersangkutan kita amankan,” imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, MA yang merupakan pensiunan pegawai Pertamina dan berbekal dari lulusan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) dijadikan modal untuk membuka praktik kesehatan kepada masyarakat.

“Memang tidak mengaku dokter, tapi saat melayani pasien seperti lazimnya seorang dokter dengan mengenakan pakaian layaknya seorang dokter. Setelah kami cek ternyata yang bersangkutan tidak memiliki izin dan karena itulah tersangka kita amankan,” terangnya. (Ded)

BERITA REKOMENDASI