Ramadhan, Takmir Diminta Terapkan Prokes Ketat

Editor: KRjogja/Gus

WONOSARI, KRJogja.com – Pemkab Gunungkidul mengimbau pengurus takmir masjid menerapkan protokol kesehatan menghadapi Bulan Ramadhan. Mulai memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan dan menghindari kerumunan. Bahkan pemerintah melalui Kementerian Agama juga sudah mengeluarkan aturan agar pelaksanaan jamaah tarawih dengan kuota 50 persen mencegah Covid-19. “ Takmir harus melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat,” kata Kabag Kesra Pemkab Gunungkidul Azis Saleh MSi ketika mewakili bupati menghadiri Pengajian dan Penyaluran Buka Puasa 800 Masjid di Pesantren Darush Sholihin di Warak, Girisekar, Panggang, Minggu (11/04/2021).

Kegiatan dihadiri Pimpinan Pensantren Darush Sholihin Ustadz Abduh Tuasikal MSc, muspika dan takmir masjid. Tiap masjid dibantu dana Rp 1,5 juta dan kurma 10 kilogram. Abduh Tuasikal mengungkapkan, bantuan ini menyasar masjid di seluruh Gunungkidul. Paling banyak dari Wonosari yakni sekitar 140 masjid. Dana dan kurma yang diberikan nantinya dikelola takmir untuk melaksanakan buka puasa. “ Program ini merupakan rutinitas yang dilaksanakan sejak tahun 2013,” imbuhnya.

Ustadz Abduh menambahkan, berkait dengan pelaksanaan buka puasa diserahkan kepada masing-masing takmir masjid. Karena lebih mengetahui kondisi di lapangan. Bisa salah satunya dengan diberikan nasi kotak dan diberikan ke rumah warga. Menjadi alternative mencegah kerumunan, ataupun teknis lain. “ Takmir masjid akan mengatur teknis di lapangan karena lebih mengetahui kondisi lingkungan,” imbuhnya.(Ded)

 

BERITA REKOMENDASI