Ratusan Kapal Nelayan Pantai Selatan Gunungkidul Dievakuasi

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Ratusan kapal milik nelayan Pantai Selatan Kabupaten Gunungkidul dalam dua hari dievakuasi menjauhi pantai. Hal ini mengantisipasi terjadinya gelombang tinggi yang diprediksi akan terjadi pantai selatan dalam beberapa hari ke depan.

Tanda-tanda akan terjadi gelombang tinggi memang sudah mulai tampak dan dari Pantauan Tim Sar Linmas Korwil II Gunungkidul sudah terjadi kenaikan mencapai 11 feet atau sekitar 4-5 meter dari kondisi biasa. “Ratusan kapal nelayan sudah dievakuasi menjauhi pantai terkait dengan peringatan dini Badan Meteorogi Kiimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY ,” kata Koordinator SAR Linmas Wilayah I DIY Marjono, Kamis (16/07/2020).

Terkait dengan gelombang tinggi tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul juga sudah melakukan sosialisasi agar terjadinya gelombang tinggi yang diprediksi mencapai 4-5 meter tersebut tidak menimbulkan korban. Tanda-tanda akan terjadi gelombang tinggi memang sudah terlihat dan nelayan sudah diminta meningkatkan kewaspadaan.

Meskipun nyaris tidak ada aktifitas penangkapan ikan maupun wisatawan terkait dengan kondisi gelombang di perairan laut selatan Tim SAR terus meningkatkan pengawasan menyikapi terjadinya perubahan cuaca tersebut. Selain memantau perubahan gelombang laut, Tim SAR juga memberikan imbauan kepada warga agar berhati-hati. beraktifitas di kawasan pantai atau pada titik rawan. Sepanjang pantai selatan meliputi Saptosari, Tanjungsari, Rongkop, Girisubo, Panggang dan Purwosari terus dipantau.

Tindakan antisipasi bersama dengan petugas dari BPBD tersebut dilakukan menyusul imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY yang menyatakan, potensi gelombang tinggi akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.Kondisi ini terjadi karena adanya perbedaan tekanan udara di Samudera Hindia termasuk di wilayah Yogyakarta. ”Puncak gelombang tinggi berdasarkan prediksi BMKG akan mencapai ketinggian 4-5 meter,” terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI