Ratusan Penerima Bantuan Pilih Mengundurkan Diri

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Laju pertumbuhan perekonomian masyarakat berdampak pada pola ratusan warga mengundurkan diri sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) berdasarkan atas permintaan sendiri. Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul mencatat dari sekitar 62.000 penerima bantuan PKH, terdapat 581 penerima bantuan mengundurkan diri terhitung dalam akumulasi sejak tahun 2018 silam.

“Khusus untuk tahun 2019 ini hingga bulan Juni, terdapat 185 orang penerima bantuan PKH yang mengundurkan diri dan jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah,” kata Koordinator PKH Kabupaten Gunungkidul, Herjun Pangaribowo.

Berdasarkan hasil pendataan dan keterangan dari peserta penerima bantuan mereka yang mengundurkan diri tersebut sudah secara legowo, mereka melepas bantuan dari pemerintah tersebut lantaran berbagai faktor. Di antaranya adalah sudah merasa tidak layak menerima bantuan lantaran sejak awal mereka masuk dalam kategori mampu atau keluarga sejahtera.

Belum lagi, jika semula merupakan warga tidak mampu atas dorongan sejumlah program pemberdayaan usaha mereka maju dan kondisi perekonomian juga mengalami peningkatan yang lebih baik. “Baru-baru ini di kawasan pesisir juga ada yang mendapat ganti rugi pembangunan JJLS dan lantaran perekonomiannya meningkat dengan kesadaran sendiri mereka melepaskan diri dari peserta penerima bantuan,” imbuhnya.

Terhadap program tersebut, hingga saat ini dari pemerintah terus melakukan pendampingan dan monitoring atas kevalidan dan data penerima PKH. Terdapat sejumlah evaluasi yang perlu diterapkan baik di lapangan maupun teknisnya.

Tidak sedikit memang yang dijumpai dari peserta penerima bantuan yang kondisinya cukup mencolok. Dalam hal ini adalah kondisi rumah ataupun penghasilannya dan dari pendamping berusaha melakukan pendekatan agar yang bersangkutan bersedia dengan legowo melepaskan bantuan yang sebelumnya rutin diterima.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul Wijang Eka mengatakan pihaknya berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan layanan dan perhatian terhadap keluarga kurang mampu. Namun demikian, untuk program bantuan PKH pihaknya menerapkan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Menurutnya program ini berasal dari Pemerintah Pusat, karena itu untuk data diambil oleh pusat dari BPS. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI