Rencana Tatap Muka, Harus Diimbangi Kesiapan Sekolah

WONOSARI, KRJOGJA.com – Wabah pandemi covid 19 sejak akhir tahun 2019 sampai saat ini sudah berlangsung hampir satu setengah tahun. Sejumlah langkah dan cara sudah ditempuh pemerintah, akan tetapi sampai hari ini belum ada hitungan waktu yang pasti kapan covid 19 akan berakhir.

Sekalipun sekarang ini masih punya harapan akan tahapan vaksinasi yang saat ini sedang berlangsung secara serentak ditingkat nasional. Kasus atau bertambahnya angka positif covid 19, saat ini seolah menjadi hal yang biasa. “ Rasa kekawatiran masyarakat sudah tidak seperti ketika awal-awal pandemi , padahal apabila dilihat dari tingkat resiko penularanya semakin terbuka. Karena klaster bermunculan secara acak sehingga menyulitkan untuk dilakukan tracing dan testing. Seiring berjalanya waktu sejumlah persoalanpun mulai bermunculan disemua sektor, pendidikan, ekonomi, sosial dan lain sebagainya,” kata Anggota Fraksi Golkar DPRD Gunungkidul Gunawan SE, Minggu (28/2).

Diungkapkan, situasi ini tentunya membuat rasa khawatir atau risau. Begitu banyak anak-anak sekolah yang sudah mengalami kejenuhan belajar dirumah dan tidak sedikit proses belajar dirumah ini justru menimbulkan efek yg negative. Karena keterbatasan waktu orang tua melakuan pendampingan pada saat anak belajar dirumah. Orang tua sibuk beraktifatas untuk mencari nafkah. Keterbatasan wawasan dan pengetahuan orang tua tentang perkembangan teknologi, menjadi anak semakin sulit terkontrol dalam hal penggunaan gadget.

BERITA REKOMENDASI