Ribuan Kendaraan Tak Lakukan Kir

WONOSARI, KRJOGJA.com – Ribuan kendaraan di Gunungkidul ditengarai tidak melakukan uji kendaraan atau kir. Jika berdasarkan data tahun 2005 jumlah kendaraan yang wajib melakukan pengujian sebanyak 11.207 kendaraan, tetapi pada tahun 2018 yang melakukan pengujian dalam dua kali pengujian ada 7.740 kendaraan atau satu pengujian 3.870 kendaraan.

Jika berdasarkan data 2005 berarti ada 8.337 kendaraan tidak diujikan. Analisa ini matematis, namun kenyataannya tidak persis, karena untuk memastikan yang tidak melakukan pengujian tidak mudah. “Kalau jumlah banyak, mencapai ribuan memang benar. Hanya belum diketahui penyebabnya,” kata Petugas Penguji Dinas Perhubungan Gunungkidul Edy Suryanta Ama PKB SSos, Senin (18/11).

Kemungkinan besar kendaraan tersebut sudah dibawa ke luar daerah, sehingga tidak melakukan uji kir di Gunungkidul. Sebab, data dasar yang digunakan tahun 2005 atau sudah 14 tahun yang lalu. Waktu itu kemungkinan perpindahan kendaraan belum setertib sekarang atau belum berbasis Teknologi Informasi.

Kendaraan yang pindah, tidak melaporkan dan tidak terhapus dari data yang ada. Tetapi bisa juga kendaraan tersebut masih di Gunungkidul, yang oleh pemiliknya memang tidak dilakukan pengujian. “Kemungkinan kendaraan-kendaraan tersebut hanya dijadikan alat angkut pertanian dari ladang ke rumah dan sebaliknya,” tambahnya.

Sehubungan hal tersebut Dinas Perhubungan Gunungkidul akan membuat data dasar baru, untuk memastikan jumlah kendaraan wajib uji kir. Sehingga nanti akan diketahui pasti jumlah yang belum melakukan kir. Pembuatan data basis akan dilakukan tahun 2020, bersamaan dengan pelaksanaan peraturan menteri nomor 133 tahun 2016, mulai tahun 2020, uji Kir Kendaraan Bermotor Wajib Uji (KBWU) akan dialihkan dari buku kir dan plat ke bentuk Smart Card. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI