Rotary dan UGM Buat Pompa Tenaga Surya di Jepitu

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) – Melihat fakta tak mengenakkan di kawasan Jepitu Girisubo Gunungkidul yang hampir selalu kesulitan air saat musim kemarau, Rotary Club bersama Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM membuat pompa air tenaga surya bagi warga masyarakat. Pompa tersebut mengalirkan air dari goa Pulejajar yang dinilai tak kering meskipun saat musim kemarau.

Ketua proyek Dr Pramono Hadi, M.SC mengatakan pihaknya bersama Rotary Club Ibaraki Jepang dan UGM telah melakukan kajian sebelumnya mengenai skenario pembuatan pompa bertenaga sinar matahari tersebut. Menurut dia, berdasarkan hasil penelitian air dari goa sangat layak untuk dinaikkan dan digunakan untuk keperluan masyarakat hingga hewan ternak.

"Kami lakukan survei beberapa kali dan akhirnya dipastikan air bisa dinaikkan, jadi kami pasang pompa air bertenaga surya yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air terutama saat musim kemarau. Hari ini kami resmikan dan harapannya bisa mempersiapkan kebutuhan masyarakat sebelum nantinya musim kemarau tiba," ungkapnya usai peresmian, Sabtu (03/12/2016).

Pompa air yang dipasang ini terdiri dari 12 lembar panel surya bertenaga 200 watt power yang mampu menaikkan air hingga ketinggian 100 meter. "Untuk perawatan, warga hanya harus rutin membersihkan panel saja tidak perlu biaya lain karena tidak ada bahan bakar yang digunakan selain tenaga matahari," imbuhnya.

Sementara Ketua Rotary Club Yogyakarta Noorma Sari Christianti mengharapkan 1000 kepala keluarga di kawasan Jepitu bisa memanfaatkan pompa air tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Ada 4000  jiwa di kawasan Jepitu yang mudah-mudahan bisa memanfaatkan dengan baik sumber air baru ini, semoga membawa berkah," ungkapnya. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI