RSUD Wonosari Penuh, Saptosari Disiapkan Untuk Merawat Pasien Covid-19

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Jumlah reaktif Covid-19 hasil repid tes yang terus bertamah menyebabkan ruangan RSUD Wonosari penuh. Dengan penuhnya RSUD Wopnosari maka RSUD Saptosari disiapkan untuk perawatan pasien Covid-19. Proses repid tes masih terus dilakukan maka kemungkinan besar pasien masih akan terus bertambah.

“Pemeriksaan spesimen masih banyak dan untuk RSUD Wonosari sudah penuh untuk merawat pasien positif,” kata Direktur RSUD Wonosari, dr Heru Sulistiyowati M Kes kepada KRJOGJA.com, Kamis (14/05/2020).

Untuk saat ini di RSUD Wonosari merawat 13 orang terkonfirmasi positif dan 4 orang PDP. Dengan jumlah pasien tersebut ruangan isolasi Mawar penuh sebanyak 17 ruangan sudah penuh dan sudah dilakukan penambahan tuang oerawatan 2 kamar.

Padahal kapasitas ruangan awalnya hanya terdapat 15 ruangan dengan 17 tempat tidur. Sementara ruangan isolasi anak ada 2 ruangan juga sydah penuh. “Jumlah pasien sejalan dengan proses repid tes dan spesemen penyiapan ruang perawatan juga dilakukan,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Saptosari dr Eko Darmawan mengatakan pihaknya sudah siap menampung pasien hasil pemeriksaan swab positif dengan kondisinya ringan mengingat dari sisi kelengkapam sarana masihbutuh proses juga. Jika nantinya RSUD Saotosari dijadijan ruang perawatan pasien poditif Covid-19 maka warga yang dinyatakan reaktif agar proses karantina dialihkan ke tempat lain.

Saat ini total pasien positif Covid-19 di Gunungkidul sebanyak 29 orang, pasien sembuh 12 orang dan kasus positif dalam perawatan 17 orang. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) rapid tes reaktif sebanyak 88 orang.

PDP masih dalam perawatan sebanyak 6 orang, dan meninggal dunia 20 orang. “Untuk saat ini RSUD Saptosari masih digunakan untuk karantina,” terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI