Satu Warga Semin Positif Antraks

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Gunungkidul telah memastikan seorang warga Kecamatan Semin positif terpapar antraks dan kini secara intensif menjalani perawatan medis. Bertambahnya 1 warga dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium tersebut menjadikan jumlah warga positif terpapar antraks ada 28 orang.

Hasil evaluasi medis terhadap upaya pengobatan masing-masing warga yang terpapar antraks cukup positif dan mengenai kondisi 27 orang yang positif antraks tersebut secara umum kesehatannya telah membaik. ”Saat ini, ada dua orang warga Kecamatan Semanu dan Saptosari juga dinyatakan Suspect dan telah dilakukan pengecekan laboratorium ,” kata Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, dr Dewi Irawaty MKes.

Dari hasil laboratorium yang telah keluar, dipastikan warga tersebut positif terpapar antraks. Sedangkan saat ini, terdapat dua orang warga Semanu dan Saptosari juga dilakukan pengecekan lantaran dicurigai terpapar penyakit antraks.

Untuk warga tersebut petugas langsung memberikan perawatan serta melakukan pengecekan sample darah yang bersangkutan untuk dikirimkan ke laboratorium di Bogor, Jawa Barat. Sedangkan untuk pasien dari Semin yang dinyatakan positif terpapar antraks, penyebabnya karena yang bersangkutan melakukan kontak langsung dengan sapi sakit kemudian mati.

Berbagai upaya kini terus dilakukan termasuk pemberian antibiotik terhadap warga di wilayah endimi. ”Harapannya mudah-mudahan penyakit antraks bisa dicegah dan tidak meluas,” ucapnya.

Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Veteriner, Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) drh Retno Widiastuti menyatakan bahwa jumlah hewan ternak yang mati terus terjadi. Tetapi penyebabnya belum tentu karena terpapar antraks dan untuk memastikannya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Balai Besar Veteriner (BBVet) di Wates maupun Bogor, Jawa Barat. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI