Sejumlah Rumah Makan Kedapatan Gunakan Elpiji 3 Kg

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Tim gabungan (timgab) dari Pertamina, Hiswana Migas DIY, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Sat Pol PP melakukan sidak di sejumlah rumah makan di Gunungkidul. Hasilnya ditemukan sejumlah rumah makan skala besar masih menggunakan gas 3 kilogram (kg). Tim langsung menarik 37 gas 3 kg dari sejumlah rumah makan. Gas ukuran 3 kg tersebut ditarik dan diganti dengan sistem 2 tabung gratis Bright Gas ukuran 5,5 kg.

“Hal ini merupakan upaya melakukan pengendalian gas 3 kilogram. Karena barang bersubsidi ini sudah ada peruntukannya sendiri,” kata Sales Executive LPG 6 Pertamina Yogyakarta Muhammad Ali Akbar.

Dikatakan, kedepan pengawasan dengan menggandeng pemda akan terus dilakukan. Hal ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penggunaan gas 3 kg. Penertiban ini guna menangani penggunaan gas yang tidak tepat sasaran. Karena masyarakat yang berhak mengggunakan nanti yang dirugikan.

“Dalam sidak ini tiap 2 tabung gas 3 kilogram diganti dengan 1 tabung Bright Gas ukuran 5,5 kilogram. Bahkan rumah makan yang sudah menggunakan Bright Gas diberikan apresiasi berupa Bright Gas 12 kilogram,” jelasnya.

Johan Eko Sudarto dalam sidak juga mengimbau agar rumah makan yang memang berskala besar untuk menggunakan gas nonsubsidi. Karena penggunaan gas 3 kg pada rumah makan yang sudah besar akan merugikan masyarakat kurang mampu. Penggunaan gas yang tidak tepat sasaran ini mengurangi jatah dari warga yang memang berhak untuk memakai gas 3 kg. (Ded)

BERITA REKOMENDASI