Sekolah di Gunungkidul Siap Belajar Tatap Muka

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Seluruh sekolah berbagai jenjang siap melaksanakan pembelajaran tatap muka dan hal tersebut hendaknya dapat direspons Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora). Dengan melaksanakan pembelajaran tatap muka diyakini tidak bertentangan dengan instruksi Gubernur soal Belajar Dari Rumah (BDR). Pasalnya pembelajaran ini akan tetap ada batasan sesuai protokol kesehatan (prokes), termasuk penjadwalan jumlah peserta didik.

”Kami hanya mengkhawatirkan dampak BDR akan menurunkan nilai akademis,” kata Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul Drs Supriyadi.

Terpisah Plt Kepala Disdikpora Gunungkidul Eddy Praptono menyatakan untuk Ujian Nasional (UN) selama pandemi ini akan diganti dengan istilah Assessment sebagai penentu penilaian. Pengganti ujian ini akan dikoordinasikan oleh Disdikpora DIY dan terkait dengan hal tersebut pihaknya sudah melakukan uji coba ke pelajar yang akan menjalani Assessment tersebut. Namun hasilnya ternyata kurang memuaskan.

Ia menengarai pembelajaran secara online (daring) diduga menjadi penyebab. Pasalnya, sistem tersebut dianggap kurang optimal dalam memberikan pemahaman materi pelajaran bagi pelajar.”Itu sebabnya kami mengusulkan adanya pertemuan tatap muka antara guru dan siswa tetapi sifatnya konsultatif,” ucapnya.

Pertemuan konsultatif tersebut lebih bersifat pendampingan guru kepada pelajar yang akan menghadapi Assessment. Terutama berkaitan dengan soal-soal yang akan diujikan. Untuk jumlah pelajar yang datang dibatasi, tidak satu kelas penuh dan nantinya untuk kegiatan pertemuan dilakukan secara bergiliran.

Menurutnya pembelajaran tatap muka tetap esensial diperlukan demi meningkatkan pemahaman. Apalagi nantinya hal itu terkait dengan prestasi pelajar dan kualitas pendidikan. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI