Seleksi Pegawai RSUD Dijamin Bebas Titipan

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) – Seleksi penerimaan Calon Pegawai Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari berlangsung sangat transparan. Seleksi tertulis menggunakan sistem komputer. Peserta ujian selesai mengerjakan langsung dapat melihat hasilnya di layar yang berada di depan ruangan. Dengan demikian peserta ujian dapat langsung mengetahui lolos ujian tertulis atau tidak.

"Model tes ini untuk menjamin seleksi berlangsung transparan, objektif, akuntabel dan bebas dari titipan, korupsi, kolusi, nepotisme (KKN) serta tak ada pungutan liar (pungli)," kata Direktur RSUD Wonosari drg Isti Indiyani MM didampingi Asek I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Gunungkidul H Tommy Harahap SH MH, Sabtu (17/12/2016).

Jumlah formasi calon Pegawai Non PNS RSUD Wonosari sebanyak 59 orang. Ternyata pendaftarnya 408 orang. Ada 28 orang tidak lolos seleksi administrasi. Jumlah yang mengikuti ujian tertulis 380 orang.

Meski demikian ada formasi yang tak terpenuhi, seperti kebutuhan dokter umum 3 orang, tetapi jumlah yang lolos seleksi administrasi hanya 2 orang. Pelamar terbanyak pada formasi tenaga bidan, kebutuhannya hanya 5 orang, tetapi terdapat 151 pelamar. Perawat umum kebutuhannya 32 orang, pelamar 144 orang. Tenaga apoteker dilamar 8 orang dari kebutuhan 4 orang. Pelamar asisten apoteker sebanyak 10 orang, formasinya 8 orang. Nutrisionis butuh tenaga 2 orang, pelamar 22 orang, Tenaga teknik informatika butuh 1 orang, yang mendaftar 7 orang. Teknik listrik kebutuhan 1 orang, pelamar 1 orang. Tenaga sanitarian butuh 1 orang, pelamar 8 orang. "Tukang masak butuh dua orang, dilamar 17 orang," tambahnya.

Asek I Pemkab Gunungkidul H Tommy Harahap SH MH menyatakan, model ini sebagai pelaksanaan seleksi secara objektif dan transparan. Hal ini guna menjawab anggapan sebagian orang, rekrutmen tenaga non PNS diwarnai titipan dan KKN. Hasil tes dapat diketahui secara terbuka. Bukan hanya untuk peserta sendiri, tetapi seluruh peserta dapat melihat nilainya dan dinilai peserta lain. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI