Sutrisna Wibawa Kenalkan Kartu Indonesia Pintar Kuliah untuk Masyarakat Gunungkidul

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Mulai tahun 2020 pemerintah akan melaksanakan program bantuan pendidikan untuk mahasiswa bertajuk Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Mereka yang cerdas namun memiliki keterbatasan ekonomi akan difasilitasi kuliah gratis dan mendapat uang saku bulanan. Kuota yang disediakan pun cukup besar, yaitu 400.000 mahasiswa pada tahun ini.

Sayangnya, program ini belum banyak diketahui oleh masyarakat Gunungkidul. Prof Sutrisna Wibawa dalam Seminar Pendidikan di Aula Dinas Pendidikan (Dispora) Kabupaten Gunungkidul, Kamis (18/06/2020) siang, mengisahkan banyak pertanyaan sering masuk ke media sosialnya tentang takut tidak sanggup membayar kuliah. Melalui seminar ini, Sutrisna hendak menjawab kegelisahan tersebut lewat mengenalkan jalur-jalur penerimaan mahasiswa baru UNY dan Kartu Indonesia Pintar ke masyarakat luas.

“Saya ingin Kartu Indonesia Pintar Kuliah dikenal lagi dan diikuti masyarakat Gunungkidul. Zaman sekarang, anak-anak yang penting belajar tekun dan pintar. Jangan takut kuliah, beasiswa sangat mudah mencarinya!,” ungkap Sutrisna, didampingi Kepala Dinas Pendidikan/Ketua PGRI Gunungkidul Bahrun Rosyid MM dan Pimpinan UNY.

Sesuai dengan siaran resmi Kemdikbud Nomor 34 tahun 2020, para calon mahasiswa baru dari keluarga tidak mampu dan lulus SMA, SMK, MA sederajat pada 2018-2020, bisa mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah tahun ini. Para calon mahasiswa baru dengan kualifikasi di atas bisa mulai mendaftar menjadi penerima KIP Kuliah pada awal Maret 2020. Adapun proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Kemendikbud.

BERITA REKOMENDASI