Taman Batu Gunungsewu dan TIC Patuk Jadi Wisata Edukasi

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Gunungkidul banyak memiliki potensi wisata, mulai dari pantai, goa hingga taman wisata. Bahkan kini Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul mengembangkan Taman Batu Gunungsewu di Mulo Wonosari. Terdapat berbagai jenis batuan dari bentangan Geopark Gunungkidul. Batu-batu yang disajikan berasal dari Pacitan, Wonogiri dan Gunungkidul. 

“Sekarang ini terdapat 20 jenis batuan. Jumlahnya mencapai ratusan yang berada di Taman Batu Gunungsewu di Mulo, Wonosari. Berbagai batuan ini berasal dari kawasan Gunungsewu Unesco Global Geopark mulai dari Gunungkidul, Wonogiri dan Pacitan,” kata Ketua Jaringan Geopark Indonesia Budi Martono, beberapa waktu lalu.

Koleksinya bermaca-macam mulai dari jenis batuan, fosil biota laut dan kayu. Lokasi Taman Batu ini memiliki koleksi di dalam ruangan dan sebagian berada diluat. Untuk koleksi di dalam ruangan, sudah dilengkapi nama batuan. Sekretaris Dispar Gunungkidul Hari Sukmono mengungkapkan, koleksi batuan ini akan terus bertambah. Taman Batu Gunungsewu bisa menjadi salah satu alternative tujuan wisata. Bahkan dapat menjadi wisata edukasi, karena wisatawan dapat mengetahui berbagai jenis batuan dari Gunungsewu. 

“Bisa menjadi kawasan wisata edukasi,” imbuhnya.

Dispar Gunungkidul kini juga mengembangkan Tourist Information Center(TIC) di Patuk. Pengunjung dapat mengetahui tentang Geopark. Terdapat layar sentuh yang dapat dipergunakan mengakses informasi tentang Geopark. Pada layar pertama menceritakan sejarah singkat tentang Geopark Gunungsewu. 

“Berbagai informasi bisa dilihat, mulai dari kandungan air Gunungsewu yang melimpah. Termasuk bentang alam Gunungsewu. Harapannya sebelum ke geosite wisatawan bisa mengakses informasi tentang Geopark,” ucapnya.(Ded)

BERITA REKOMENDASI