Tanah Ambles di Girisubo Meluas

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Cuaca ekstrem yang ditandai dengan tingginya intensitas curah hujan di Gunungkidul menimbulkan dampak terjadinya bencana alam Selasa (07/01/2019) kemarin. Dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul terdapat 2 rumah rusak tertimpa pohon milik Yatmo (60) warga Desa Bleberan dan Ny Ngatiyem (75) warga Desa Ngawu Kecamatan Playen.

Selain itu terjadi tanah ambles di Kecamatan Girisubo yang semula ada satu tempat kini terjadi di dua lokasi yakni milik Rajiman (55) warga Desa Karangawen dan di tanah milik Subiyo (50) warga Tlaseh Girisubo. ”Tanah ambles ini disebabkan tingginya intensitas curah hujan,” kata Kapolsek Girisubo AKP Mursidiyanto.

Baca juga :

PHRI DIY Diminta Fokus Promosikan Pariwisata
Perbaikan Talut Longsor Prioritas

Informasi di lokasi kejadian menyatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu terjadi hujan dan secara tiba-tiba dua pohon jati dan randu besar yang berada di samping rumah kedua korban tumbang dan menimpa rumah bagian samping hingga hancur.

Beruntung saat kejadian seluruh keluarga kedua korban tidak berada di kamar rumah yang tertimpa pohon sehingga kejadian tersebut tidak menimbulkan korban luka. ”Kerusakan rumah tersebut akibat tertimpa pohon dan kini sudah berhasil diperbaiki dan dapat dihuni lagi pemiliknya,” kata Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gunungkidul, Waseso.

Sementara terkait dengan tanah ambles di Kecamatan Girisubo, kepolisian sudah melakukan langkah-langkah antisipasi. Di antaranya memasang garis polisi agar warga tidak mendekat di lokasi tanah ambles. Kedalaman tanah ambles di ladang milik Rajiman warga Karangawen tersebut 2 meter dengan diameter 2,5 meter. Sedangkan di ladang milik Subiyo warga Taseh, Girisubo dengan kedalaman 2 meter dan diameter 2 meter.

Kepala BPBD Gunungkidul Edy Basuki MSi meminta agar warga meningkatkan kewaspadaan karena intensitas curah hujan dalam beberapa hari ini meningkat. Karena itu warga yang bermukim di kawasan rawan bencana longsor maupun banjir tetap waspada. Selain itu untuk mencegah terjadinya pohon tumbang, pemangkasan dahan perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI