Tanah Ambles di Gunungkidul Meluas

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Gunungkidul dan menyebabkan bencana alam, Sabtu (12/01/2020) malam. Satu rumah milik lansia Karto Rejo (75) warga Dusun Siraman II, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari hancur tertimpa pohon tumbang. Hujan deras juga menyebabkan bencana tanah ambles atau Sinkhole meluas yakni di ladang Desa Karangawen, di Dusun Kandri, Desa Pucung, di Desa Nglindur, Girisubo, Desa Balong, Rongkop, di Desa Papringan Tileng dan Telaga Alas Ombo Jepitu, Girisubo.

"Total tanah ambles di Girisubo ada lima lokasi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki MSi.

Baca juga :

Desain Tol Yogya Berpeluang Diubah, Simpang Monjali Bakal Hilang
Malioboro Bakal jadi Kawasan Bebas Rokok

Sementara bencana longsor maupun tanah ambles sebelumnya baik yang terjadi di Patuk, Ngawen, Gedangsari, Tepus dan Panggang sudah dilakukan antisipasi. Kewaspadaan tertinggi kini dilakukan di lokasi tanah ambles di Panggang dan Desa Purwodadi Kecamatan Tepus.

Untuk tanah ambles di Desa Giriharjo jumlah ancaman makin bertambah mencapai lebih dari 20 Kepala Keluarga (KK). "Mereka sudah diimbau jika hujan deras terjadi agar meningkatkan kewaspadaan karena berpotensi ambles susulan," ucapnya.

Untuk tanah ambles di Desa Purwodadi Kecamatan Tepus, 7 KK yang terdam pak akibat teraliri banjir dan tertimbun tanah bercampur lumpur juga sudah dibersihkan dengan cara kerja bakti melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC), BPBD, TNI/Polri, relawan dan masyarakat. Rumah mereka sudah dibersihkan dan saat ini sudah dalam kondisi aman.

Tetapi kewaspadaan tetap harus dilakukan terutama jika terjadi peningkatan curah hujan. Selama awal tahun ini terjadi cuaca ekstrem dengan ditandai tingginya curah hujan. Dampak hujan tinggi juga menyebabkan bencana longsor, banjir dan tanah ambles.

Data sementara tanah ambles BPBD mencapai lebih dari 8 lokasi. Untuk longsor terjadi di Kecamatan Gedangsari, Patuk dan Ngawen. Sedangkan banjir awal tahun ini terjadi di Desa Hargomulyo Gedangsari. Rumah roboh di Kecamatan Playen, rumah tertimpa pohon terjadi di sejumlah tempat. "Kita berharap warga yang bermukim di wilayah rawan bencana meningkatlan kewaspadaan," terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI