Ular Phyton Resahkan Warga Ponjong dan Playen Ditangkap

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Sejumlah ular berukuran cukup besar diduga jenis phyton keluar dari sarang dan masuk ke permukiman warga. Ular berjenis phyton tersebut di antaranya melukai 2 orang di mana satu orang di mengalami luka serius dan dalam perawatan RSUD Wonosari.

Hingga saat ini sudah tercatat 3 ekor ular phyton liar yang berhasil diamankan warga. Penangkapan ular tersebut terakhir terjadi di Desa Getas Kecamatan Playen. “Kini ular hasil tangkapan warga diamankan dalam kondisi hidup,” kata Marsaid, warga Desa Sidorejo, Ponjong, Gunungkidul.

Peristiwa pertama terjadi Minggu (13/01/2019) dini hari, seekor ular jenis Phyton berukuran panjang sekitar 3 meter ditangkap di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong. Satwa liar itu terlihat warga saat sedang menyeberang jalan di perbatasan Dusun Bolodukuh dengan Gunungkrambil.

Warga yang melihat ular kemudian melakukan perburuan yang tidak lama kemudian ular itu berhasil ditangkap. “Panjang ular phyton ini sekitar 3,8 meter, sebelum berhasil ditangkap meresahkan warga karena memangsa ayam milik warga,” imbuhnya.

Sehari sebelumnya, seekor ular dengan besar hampir sama juga ditangkap di kawasan desa tersebut dan sempat melukai 2 orang yakni seorang ibu dan anak Ny Sariyem (45) dan anaknya Tri Dwiadmojo (20) warga Desa Sidorejo, Ponjong. Bahkan Tri Dwiadmojo dan Ny Sariyem mengalami luka serius dan menjalani perawatan di RSUD Wonosari, Gunungkidul.

Selain di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, penangkapan ular Phyton berukuran besar juga dilakukan warga di Dusun Gembuk, Getas, Kecamatan Playen, Gunungkidul pada Senin (14/01/2018) dini hari. Ular yang ditangkap warga berukuran panjang kisaran 5 meter.

Ular tersebut diketahui meresahkan warga lantaran sempat menyerang sejumlah ternak. Kepala Desa Getas, Kecamatan Playen, Pamuji mengatakan, beberapa hari sebelum ular itu ditangkap, ada warga yang melihatnya menyerang hewan ternak. “Di Desa kami memang sering ada ular Phyton dan pada musim seperti ini keluar sarang dan menyerang ayam maupun kambing milik warga,” terangnya. (Bmp)

BERITA REKOMENDASI