Warga Patuk Diminta Tak Tergiur Janji Rentenir

Editor: Ivan Aditya

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Dalam rangka upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, pemerintah Kecamatan Patuk sejak tahun 2014 sudah mencanangkan gerakan anti rentenir. Setiap ada pertemuan dengan masyarakat selalu disosialisasikan agar warga masyarakat untuk hidup terencana, hemat dan tidak mudah berutang. Jikapun harus mencari pinjaman hendaknya ke lembaga ekonomi resmi yang tidak meminta bunga tinggi.

”Warga masyarakat diminta mencari pinjaman ke koperasi, bank dan sejenisnya yang tidak menjerat ekonomi masyarakat,” kata Camat Patuk R Haryo Ambar Suwardi SH MSi.

Kepala dukuh, kepala desa, pemuka agama merupakan ujung tompak gerakan ini. Kepala dukuh, Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) dan tokoh agama, tokoh masyarakat yang bertugas langsung memberikan informasi kepada masyarakat maksud dan tujuan gerakan antirentenir ini.

Kemudian masing-masing pedukuhan atau gabungan pedukuhan dan desa mendeklarasikan antirentenir. ”Dalam waktu dekat ini akan kami deklarasikan tingkat kecamatan,” tambahnya.

Sebagai solusi, untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat, Pemerintah Kecamatan (Pemkec) menggandeng bank-bank yang ada di kecamatan, seperti Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank Daerah Gunungkidul (BDG), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan bank sejenis, untuk dapat membantu masyarakat yang membutuhkan uang, baik untuk mencukupi kebutuhan maupun pengembangan sektor usaha. (Ewi)

BERITA REKOMENDASI