Warga Penggarap PAG Minta Kejelasan Kompensasi

WATES (KRjogja.com) – Guna mengetahui kepastian tentang ada atau tidaknya kompensasi, warga terdampak bandara penggarap Paku Alam Ground (PAG) di pesisir selatan Kecamatan Temon akan audiensi dengan pihak Puro Pakualaman.

"Kemungkinan besok kami ke sana menanyakan kejelasan kompensasi tanah bagi warga penggarap lahan PAG," kata Mawarno warga Desa Palihan, Rabu (03/08/2016).

Warga lain Pulung Raharjo menjelaskan, pemerintah harusnya mengambil kebijakan terkait penentuan ganti rugi yang akan dibayarkan pada pemilik lahan maupun pada petani penggarap. "Ganti rugi mestinya tidak hanya diberikan kepada pemilik lahan saja tapi juga para petani penggarap," jelasnya.

Tentang hasil penilaian ganti rugi oleh appraisal yang dinilai warga tidak sesuai, Pulung menegaskan sebagian telah diakomodir Badan Pertanahan Nasional DIY dan tim appraisal.

"Pekan lalu kami telah mendatangi Kanwil BPN DIY. Jika sebelumnya ada sekitar 100-150 bidang tanah yang harga ganti ruginya lebih rendah dari tanah sekitarnya sekarang sudah ada perubahan. Kanwil BPN dan appraisal mengakomodir yang njomplang, hasil penilaian appraisal

tidak harga mati. Yang diakomodir sekitar 60 bidang sehingga tinggal sekitar 20 bidang yang masih njomplang,” tuturnya. (Rul/Wid)

 

BERITA REKOMENDASI