Warisan Geologi Gunung Ireng Jadi Taman Bumi

Editor: Agus Sigit

WONOSARI, KRJogja.com – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat AKPRIND Yogyakarta melaksanakan pendampingan Warisan Geologi Gunung Ireng di Srumbung, Pengkok, Kapanewon Patuk, Gunungkidul. Gunung Ireng menjad warisan Geologi karena memiliki keragaman geologi jejak sebuah gunung api purba yang langka dan memiliki nilai ilmiah.

“Tim mengedepankan pariwisata berbasis konservasi dengan menyelaraskan kebutuhan wisata dan masyarakat lokal. Terlebih di tengah adaptasi kebiasaan baru sebagai dampak pandemi Covid-19,” kata Ketua Tim PKM Skema Program Pengembangan Desa Mitra Institute Sains Teknologi AKPRIND Yogyakarta Dr Sri Mulyaningsih MT, Jumat (20/08/2021).

Diungkapkan, Kalurahan Pengkok memiliki potensi geo wisata luar biasa dengan adanya Gunung Ireng. Pendampingan dengan anggota Dina Tania MT, Nur Widi Astanto MT dan Ir Suhartono dilakukan dengan sosialisasi kepada pemandu wisata lokal dan masyarakat. Karena akan menjadi garda terdepan sektor wisata terkait langkah konservasi meliputi unsure abiotik, biotik dan budaya.

“Pendampingan dikemas dalam bentuk pelatihan pemanduan di kelas dan lapangan. Selain itu jejaring kerjasama antar pemandu lokal, strategi pemasaran dan promosi Unesco Global Park Gunungsewu

, “ imbuhnya.

Sri Mulyaningsih menambahkan, pengembangan Gunung Ireng dapat lebih terarah menjadi taman bumi. Melalui saling integrasi melibatkan seluruh stakeholder yakni kelompok sadar wisata, lurah, bupati, Bapped dan Biro Setda DIY. “ Gunung Ireng juga memiliki nilai estetika, budaya, wisata dan lingkungan panorama indah dan asri. Dapat menjadi sarana edukasi baik penelitian maupun pendidikan kebumian,” jelasnya. (Ded)

 

BERITA REKOMENDASI