Waspada! Banyak Tanah Ambles di Gunungkidul

Editor: KRjogja/Gus

WONOSARI (KRjogja.com) – Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul Sutaryono SSos menyatakan, meskipun lokasi kejadian tanah ambles di Ngampo, Semanu jauh dari permukiman, namun warga sekitar tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

Kewaspadaan terutama warga yang beraktivitas untuk bercocok tanam maupun mencari pakan ternak di sekitar lokasi. Potensi kerawanan sangat tinggi dan jika diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi, potensi terjadi ambles susulan masih sangat mungkin.

Kondisi tanah ambles di Ngampo seluas 1 ha dengan kedalaman 25-30 meter ini terparah di sebelah barat. Sedangkan di sisi Timur berdekatan dengan sebuah luweng dan genangan air yang sama-sama seluas sekitar 1 ha.

BPBD Gunungkidul mencatat bencana tanah ambles dampak banjir bandang kemarin cukup banyak, mencapai belasan tempat. Bahkan Camat Semanu Huntoro Purwo Wargono SH MSi melaporkan, bencana tanah ambles juga terjadi di Dusun Bulu Candirejo. Lokasinya juga berdekatan dengan luweng dan sungai bawah tanah alur Jomblang, Kalisuci aliran sungai dibawah tanah Bribin dan Sindon. Tanah yang ambles ini kedalamannya 20-25 meter dengan panjang 70 meter dan lebar 20 meter.

Baca Juga: Tanah Ambles di Ngampo, Ratusan Pohon Jati Terkubur
 

Muspika Kecamatan Semanu melakukan inventarisasi lokasi kejadian tanah ambles yang dimungkinkan masih bertambah. "Kami sudah meminta para kepala desa, dukuh dan masyarakat untuk segera melapor jika mendapati tanah amblas di wilayahnya, seluruh warga juga sudah kita ingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan," ucapnya.

Hingga kini ratusan warga terus berdatangan untuk melihat fenomena tanah ambles di Ngampo ini. Kawasan perbukitan yang semula sepi dari aktivitas selain petani dan warga pencari rumput itu pun dalam sehari kemarin terlihat cukup ramai dan menjadi objek wisata dadakan. (Bmp/Dev)

 

BERITA REKOMENDASI