Wujudkan Madrasah Adiwiyata, PAI-UAD Tingkatkan Kompetensi Guru

Editor: KRjogja/Gus

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com – Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Program Pengabdian Masyarakat di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Laboratorium UAD, Wonosono, Gunungkidul, Senin (24/08/2020). Kegiatan digelar dua hari Senin dan Selasa, 24-25 Agustus 2020 diikuti oleh kepala sekolah, seluruh guru, dan tenaga kependidikan bersama mahasiswa MPAI UAD

“Saat ini madrasah telah mencapai prestasi di tingkat kabupaten Gunungkidul sebagai madrasah Adiwiyata, selanjutnya akan ditingkatkan menuju Adiwiyata Provinsi, dan Nasional. Untuk mencapai target tersebut dibutuhkan peningkatan pengetahuan dan praktik pengelolaan madrasah Adiwiyata,” ujar kepala Madrasah MIM, Heri Musthofa.

Sedangkan Dr Hendro Widodo MPd, dosen Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengatakan, untuk mencapai visi yang dimaksud, kurikulum madrasah Adiwiyata harus di desain mendukung keterlaksanaan program Adiwiyata dengan mengembangkan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup. Selain itu, menciptakan kegiatan ekstra kurikuler/kurikuler di bidang lingkungan hidup berbasis partisipatif di sekolah, pengembangan fungsi sarana pendukung sekolah yang ada untuk pendidikan lingkungan hidup, dan didukung pula oleh Visi dan Misi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Hendro Widodo menambahkan untuk menjaga keberlanjutan program Adiwiyata madrasah, komunitas madrasah terlibat dalam manajemen madrasah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung jawab dan perannya masing-masing dan seluruh kegiatan dilakukan terus menerus secara komprehensif.

Sementara itu, Dr Djamaluddin Perawironegoro MPdI mengatakan pentingnya pengelolaan budaya sekolah agar apa yang didapatkan oleh siswa dapat diimplementasikan di rumah-rumah mereka, kampung halaman, desa dan menjadi ‘way of life’ generasi milenial di masa yang akan datang. (Jay)

 

UAD

BERITA REKOMENDASI