Hampir Dua Tahun Pandemi, Buruh KSPSI Yogyakarta Berkurang 70 Persen

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Ruswadi resmi terpilih sebagai Ketua Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSPSI) Yogyakarta 2021-2026, setelah mendapat suara terbanyak dalam Konferensi Daerah (Konferda) KSPSI, Minggu (26/9/2021). Beberapa pekerjaan rumah penting siap dikerjakan para buruh DIY seperti persoalan upah hingga kebijakan di masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya, muncul dua kandidat ketua yakni Ruswadi dan Waljid Budi Lestarianto. Namun, terpilih Ruswadi yang unggul suara dalam pemungutan suara di agenda Konferda Hotel Abadi Jalan Pasar Kembang tersebut.

Ruswadi mengatakan agenda pemilihan memang bukan menjadi yang utama dalam Konferda, namun lebih mendesak rekomendasi-rekomendasi ditelurkan dalam pertemuan itu. Menurut dia, ada beberapa isu yang harus dituntaskan di antaranya pengupahan serta kebijakan selama masa pandemi yang dinilai merugikan buruh.

“Kedepan kami harapkan momen paling penting untuk diatasi yakni bagaimana pemberlakuan PP 36 tentang pengupahan sesuai aturan yang seharusnya. Kemudian perusahaan yang mengurangi jam kerja buruh dan berimbas pada pendapatan buruh. Ini yang kami kawal, kebijakan bisa dilaksanakan dengan baik sehingga buruh bisa keluar dari himpitan ekonomi terutama di masa pandemi,” ungkap Ruswadi usai terpilih sebagai ketua.

Kebijakan pemerintah di masa pandemi juga menjadi perhatian bagi KSPSI Yogyakarta, di mana adanya PPKM berlevel untuk menurunkan kasus dirasa tak berpihak pada buruh. “Kami akan kawal, dengan tujuan agar 4 Oktober menjadi akhir PPKM. Kalau diteruskan ya buruh akan selesai,” tandas dia.

BERITA REKOMENDASI