Hanya Terus Impor, Perlu Terobosan Ciptakan Pasar Kedelai Lokal di DIY

YOGYA, KRJOGJA.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY siap mendukung upaya peningkatan produksi kedelai lokal di DIY dengan subsidi pupuk hingga mensosialisasikan penggunaanya sebagai bahan baku produk tempe maupun tahu yang lebih berkualitas. Selain itu, pihaknya akan meningkatkan koordinasi optimalisasi pasar kedelai lokal untuk meningkatkan serapan pasar hasil produksi.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag DIY Yanto Apriyanto mengakui ketergantungan kedelai impor di DIY masih tinggi dikarenakan minimnya produksi kedelai lokal dan adanya disparitas harga yang cukup besar sebelumnya. Namun harga kedelai impor kini mengalami kenaikan seiring bertambahnya permintaan global sehingga membuat disparitas harga dengan kedelai lokal semakin tipis.

“Betul sekali, momentum kenaikan harga kedelai impor bisa dijadikan upaya untuk mengenalkan kedelai lokal kepada masyarakat maupun pengusaha tahu dan tempe. Sayangnya produksi kedelai lokal masih minim di DIY hanya sekitar 8.500 ton, sedangkan kebutuhannya untuk keperluan rumah tangga saja mencapai 38 ribu ton,” ungkapnya di Yogyakarta, Minggu (17/1/2021).

BERITA REKOMENDASI