Harga Cabai Merosot Tajam, Petani Disarankan Diversifikasi Produk Pasca Panen

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Harga komoditas cabai di DIY terjun bebas alias merosot tajam seiring dengan melimpahnya hasil panen di beberapa sentra produksi dan minimnya serapan pasar mendekati pengujung Agustus 2021. Kondisi ini menyebabkan petani merugi, untuk itu disarankan agar petani melakukan diversifikasi produk cabai pasca panen guna mengerem kerugian yang dialami.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Yanto Apriyanto mengatakan harga komoditas cabai di DIY mengalami penurunan tajam dan signifikan saat ini. Hal ini pun terjadi beberapa daerah sentra produksi komoditi cabai karena panen raya yang bersamaan di seluruh Jawa sehingga memicu dan memberikan tekanan harga.

” Harga cabai merah keriting turun dari kisaran Rp 14 ribu menjadi Rp 11 ribu/Kg, cabai merah besar dari Rp 17 ribu menjadi Rp 14 ribu/Kg, cabai rawit hijau dari Rp 19 ribu/Kg menjadi Rp 16 ribu/Kg dan cabai rawit merah menjadi Rp 12 ribu/Kg. Fluktuasi harga komoditi cabai ini berdasarkan data perkembangan rata-rata beberapa bahan pokok pangan di DIY,” ujarnya di Yogyakarta, Senin (30/8/2021).

BERITA REKOMENDASI