Indonesia Kejar Target Ekspor Perikanan, DIY Bisa Jadi Tulang Punggung

YOGYA, KRJOGJA.com – Ekspor perikanan Indonesia diperkirakan mengalami penurunan akibat wabah Covid-19. Hal ini membawa dampak pada pembudidaya dan nelayan yang menggantungkan kehidupan pada sektor tersebut.

Hal ini menyeruak dalam diskusi pelaksanaan UU no. 32 tahun 2014 tentang Kelautan dan UU no. 45 tahun 2009 tentang perubahan UU no. 31 tahun 2004 tentang Perikanan di Kantor DPD RI Perwakilan DIY, Rabu (12/8/2020). Anggota DPD RI Dapil DIY, Afnan Hadikusumo menyebut saat ini pelaku bisnis perikanan bersama dangan pemerintah perlu melakukan ekstensifikasi perluasan pasar produk perikanan dengan meyakinkan.

Negara-negara tujuan ekspor terutama yang baru harus bisa yakin bahwa seluruh proses yang dilakukan sejak penangkapan hingga pengolahan perikanan di Indonesia telah terjamin higienis sesuai standar yang berlaku secara internasional. “Hal ini untuk memunculkan rasa percaya dari negara tujuan ekspor pruduk perikanan, yang akan diekstensifikasi. Tentu saja, diperlukan sosialisasi secara menyeluruh terkait standardisasi sehingga produk-produk perikanan dipastikan higienis dan tidak mengkhawatirkan konsumen terkait virus Corona,” terang Afnan.

BERITA REKOMENDASI