Jaga Jarak di Pasar Sulit Diterapkan, Pengertian Kepada Pedagang Perlu Dilakukan

YOGYA, KRJOGJA.com – Meski protokol kesehatan sudah menjadi kesepakatan bersama namun upaya menjaga jarak di pasar tradisional masih sulit diterapkan. Terutama pasar tradisional yang menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogya Yunianto Dwisutono, tidak menampik hal tersebut. Menurutnya, banyak pedagang dan pengunjung yang seolah-olah merasa kondisinya sudah normal. “Dari sisi jaga jarak ini kita masih kesulitan menertibkan. Tapi pelan-pelan kita berikan pengertian ke pedagang,” jelasnya usai melakukan penertiban di Pasar Sentul, Selasa (7/7/2020).

Penertiban di Pasar Sentul dilakukan dalam dua tahap. Pertama menyasar pedagang di dalam pasar dengan melakukan konsolidasi dengan paguyuban, dan kedua menertibkan pedagang luberan yang melibatkan unsur wilayah serta Sat Pol PP. Khusus pedagang luberan pasar, kewenangan utama berada di kecamatan. Jika biasanya luberan pasar itu berjualan hingga pukul 10.00 WIB, kini dibatasi hingga pukul 08.00 WIB.

BERITA REKOMENDASI