Jangan Disepelekan, Pengelolaan Arsip Penting untuk Pembangunan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pengelolaan arsip di Kota Yogya berhasil menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Dalam ajang Arsip Nasional Repubik Indonesia (ANRI) Award di Solo, Rabu (26/2/2020), Pemkot Yogya berhasil meraih prestasi membanggakan dengan peringkat pertama kategori ‘Sangat Memuaskan’.

“Ini menjadi motivasi kita untuk terus meningkatkan kinerja, sehingga ke depan bisa meningkatkan prestasi,” jelas Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi, usai menerima ANRI Award dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN RB) Tjahjo Kumolo.

Heroe mengaku, capaian tersebut mencerminkan pengelolaan kearsipan Pemkot Yogya sudah berjalan sangat baik. Hal itu juga menunjukkan komitmen jajaran aparat Pemkot Yogya dalam bekerja. “Arsip menunjukkan bagaimana kita bekerja. Melalui arsip kita bisa tahu apa saja yang sudah dikerjakan, dan melalui arsip pula kita bisa mengevaluasi pekerjaan tersebut sehingga bisa tahu apa saja yang harus dilakukan untuk bekerja dengan lebih baik,” paparnya.

Menurutnya arsip menjadi bagian penting dalam pelaksanaan birokrasi di lingkungan Pemkot Yogya sehingga harus dikelola dengan cara yang tepat. Sehingga pengelolaan arsip pun harus mengikuti perkembangan zaman dan teknologi sehingga nantinya arsip dapat lebih aksesibel bagi masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogya Wahyu Hendratmoko, mengatakan saat ini pengelolaan arsip di Kota Yogya sudah berjalan di jalur yang benar dan harus terus dipertahankan. Pihaknya juga mengemas pengelolaan kearsipan menjadi sesuatu yang menarik.

“Kami juga sudah memiliki Sagita atau Satuan Tugas Pembinaan Kearsipan. Setiap OPD kami bina agar pengelolaan arsip itu tidak disepelekan dan menjadi sesuatu yang justru menarik,” katanya.

Sementara Men PAN RB Tjahjo Kumolo, menilai pengelolaan arsip saat ini menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam rangka reformasi birokrasi. Hal ini karena arsip memiliki peran strategis dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik. “Sayangnya pengelolaan arsip masih banyak disepelekan sehingga perlu adanya perubahan cara pikir dan cara pandang mengenai arsip,” akunya.

Sejumlah indikator atau variabel penilaian pengelolaan kearsipan di antaranya meliputi kebijakan dan dukungan kepala daerah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan arsip. Selain itu profesionalitas sumber daya manusia di tiap organisasi perangkat daerah, hingga inovasi pengelolaan arsip.(Dhi)

BERITA TERKAIT