Jelang Lebaran Protokol Pemantauan Pendatang Perlu Diintensifkan

YOGYA, KRJOGJA.com -‎ Dalam waktu 2 sampai 3 minggu sebelum lebaran protokol penyekatan dan pemantauan pendatang harus diintensifkan. Karena dimasa-masa tersebut ada kemungkinan merupakan puncak kedatangan orang yang pulang kampung. Walaupun sebenarnya sejumlah upaya sudah dilakukan oleh pemerintah agar masyarakat tidak mudik, dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang.

“Meski sejumlah upaya sudah dilakukan pemerintah agar masyarakat tidak mudik. Namun banyak diantara mereka yang mencoba mencari celah agar tetap bisa mudik.‎Mereka berharap kalaupun terkena aturan karantina di komunitas, masih bisa lolos karantina dalam 14 hari dan diterima di lingkungannya saat hari lebaran,” kata peneliti dari Pusat Studi dan Transportasi Logistik (Pustral) UGM, Dr Arif Wismadi di Yogyakarta, Jumat (8/5/2020).

Arif Wismadi mengungkapkan,‎terdapat dua opsi kebijakan untuk menangani pendatang dari daerah yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pertama adalah menganggap sebagai pelaku tindak pidana yang mencuri kesempatan atau menerobos penyekatan sehingga dapat diancam pidana maksimal 1 tahun atau denda 100 juta.

BERITA REKOMENDASI