Jelang Libur Panjang Akhir Tahun, Disiplin Prokes Harus Ditingkatkan

YOGYA, KRJOGJA.com – Pemberitaan yang menyebutkan akibat libur long weekend akhir Oktober 2020 lalu terjadi lonjakan terpapar Covid-19 di DIY perlu disikapi bersama dengan satu pandangan. Apalagi jelang libur panjang akhir tahun semua pihak yang berkompeten dengan bangkitnya pariwisata DIY harus tegas dalan pelaksanaan disiplin prokes Covid-19.

“Jangan sampai kita terkapar ekonominya dan juga jangan sampai kita terpapar kesehatannya maka marilah kita bersama mendisplinkan diri kita dengan penerapan prokes Covid-19,” tegas Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Eryono kepada KRJOGJA.com, Senin (23/11/2020) malam.

Deddy menyebutkan PHRI sangat komitmen jangan sampai ada kluster baru di sektor hotel serta restoran. “Maka kita dorong untuk verifikasi prokes dan antusias teman-teman usaha hotel resto tinggi, tercatat 172 hotel resto sudah terverifikasi dari 240 hotel, resto yang sudah buka, dan sampai saat ini masih berlangsung verifikasinnya,” ujarnya.

Yang terpenting saat ini, lanjut Deddy adalah edukasi ke masyarakat tentang prokes serta wisatawan yang datang ke Yogya wajib mengikuti Pranatan Anyar Plesiran Jogja. “Agar kita sama-sama aman, sehat nyaman, apalagi pariwisata mulai bangkit dengan okupansi di hotel berbintang rata-rata 55 persen dan reservasi akhir tahun sudah di angka 60 persen,” ucap Deddy berharap pariwisata terus meningkat.

BERITA REKOMENDASI