JPW Sebut Sidang Pencabulan Pengasuh Ponpes di Kulonprogo Rawan Bias

YOGYA, KRJOGJA.com – Jogja Police Watch (JPW) meminta Komisi Yudisial (KY) untuk melakukan pemantauan persidangan terhadap tersangka MSMA alias S seorang pengasuh Pondok Pesantren (ponpes) di Kulonprogo yang didakwa atas kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur. KY diminta menjaga independensi pengadilan dalam menangani kasus yang terbilang sensitif ini.

S saat ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Wates Kulonprogo setelah penyerahan barang bukti dari Polres Kulonprogo ke Kejaksaan Negeri Kulonprogo karena berkas dinyatakan lengkap atau P- 21. Hal tersebut harus mendapat perhatian dari KY yang dirasa mampu menjaga independensi, kode etik perilaku hakim, harkat martabat, marwah para hakim yang menyidangkan serta kejujuran dalam persidangan nantinya.

Kadiv Humas JPW, Baharuddin Kamba, mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan segera melakukan koordinasikan dengan KY. Pasalnya, tersangka S dalam kasus ini adalah seorang tokoh masyarakat, kiai yang memiliki basis massa besar.

“Kami khawatirkan bias, tekanan atau intimidasi terhadap saksi korban. Kami harapkan nantinya hakim majelis yang memeriksa dan mengadili perkara ini dapat obyektif berdasar fakta-fakta persidangan yang terungkap,” ungkap Kamba pada wartawam, Kamis (17/2/2022).

BERITA REKOMENDASI