Kadin DIY Buka Layanan Aduan Hukum dan Konsultasi Bisnis

Gusti Mangkubumi menuturkan dari data tersebut bisa dilakukan pemetaan terhadap masalah masalah yang terjadi pada pelaku usaha sehingga bisa dilakukan upaya advokasi baik kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah perbankan atau instansi lainnya. Program ini diharapkan dapat memberikan bantuan kepada para pelaku usaha yang saat ini sedang menghadapi masalah hukum maupun bisnis agar dapat segera keluar dari masalah yang diakibatkan pandemi.

“Para pelaku usaha di DIY kebanyakan mulai sadar kalau dampak dari pandemi ini sangat serius dan mengkhawatirkan dalam empat bulan terakhir ini. Buktinya sekitar 80 hotel di DIY dijual dan sektor riil lainnya mulai berjatuhan sehingga tidak heran banyak usaha yang terpaksa tutup,” tandas Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hukum, Kebijakan Publik dan Etika Usaha Kadin DIY M. Irsyad Tamrin.

Irsyad menjelaskan layanan aduan ini terbuka bagi seluruh pelaku usaha yang ada di DIY baik usaha mikro, menengah hingga besar untuk menyampaikan detail dampak pandemi. Caranya adalah dengan mengisi formulir yang sudah disiapkan atau pengaduan dapat disampaikan melalui online dengan mengisi formulir bit.Iy/FormulirAduan KADIN DIY.Pengaduan dari para pelaku usaha ini akan dikaji mendalam oleh tim, untuk memetakan gambaran kondisi yang dihadapi dunia usaha secara keseluruhan.

“Dari sana, kita akan punya data yang pasti dan menjadi bahan bagi kami untuk ikut menyuarakan ke pemerintah. Jadi kami akan bicara dengan data, bukan wacana atau isu. Bahkan dengan data ini, kami bisa memilah persoalan yang dihadapi pelaku usaha di sektor yang berbeda-beda,” imbuhnya.

Program ini diharapkan dapat memberikan bantuan kepada para pelaku usaha yang saat ini sedang menghadapi masalah hukum maupun bisnis, agar dapat segera keluar dari masalah yang diakibatkan Covid-19. Layanan penerimaan aduan secara offline di Kantor Kadin DIY buka pada Senin sampai Jumat pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Sedangkan layanan Konsultasi Hukum dan Bisnis Setiap hari Jumat Pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.(Ira)

BERITA REKOMENDASI