Kanwil Kemenag DIY Dorong Penguatan Pemahaman Moderasi Beragama

Editor: Ary B Prass

YOGYA, KRJOGJA.com – Sebagai salah satu realisasi program Menteri Agama RI terkait penguatan pemahaman moderasi beragama, Kanwil Kemenag DIY melalui Bidang Urais Kemenag DIY menggelar kegiatan ‘Advokasi, Penanganan Konflik/Korban Gerakan/Aliran /Paham Kegiatan Bermasalah Tahun 2022’ di Prime Flaza Hotel Mrican Caturtunggal Sleman, Senin (24/02/2022).

“Seluruh peserta terdiri dari Penyuluh Agama Islam PNS dan NonPNS serta Konselor. Mereka garda terdepan kepanjangan tangan dari Kementerian Agama yang tiap harinya berhadapan dengan masyarakat. Maka perlu mendapatkan informasi pembekalan dan pemahaman terkait dengan informasi bahwa tahun 2022 ini Kemenag mencanangkan tahun toleransi moderasi beragama,” jelas Kakanwil Kemenag DIY Dr H Masmin Afif MAg didampingi Kabid Urais Kanwil Kemenag DIY H Nadhif SAg MSi.

Masmin Afif mengatakan, di tahun 2022 ini Kementerian Agama mengharapkan bantuan dan dukungan dari tokoh-tokoh umat beragama, tokoh Ormas Agama dan seluruh umat beragama serta tokoh kerukunan umat beragama sehingga bisa menciptakan suasana DIY yang kondusif, aman, damai dan tenteram.

Tidak lupa Masmin Afif mengingatkan bahwa program prioritas Kementerian Agama tentang pencanangan tahun toleransi moderasi beragama. Sehingga nantinya Indonesia bisa menunjukkan adanya kehidupan toleransi beragama yang bisa bersinergi dalam Kebhinnekaan.

“Harapannya Indonesia bisa menjadi contoh perdamaian dunia. Bahwa Indonesia punya potensi besar toleransi beragama dengan Kebhinekaannya,” sambung Masmin.

Kabid Urais H Nadhif yang juga Ketua Penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan yang melalui Seksi Bina Paham Keagamaan dan Kepustakaan Islam Kanwil Kemenag DIY ini mempunyai tujuan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta. Sehingga terbangun sinergi antar instansi atau komunitas terkait dalam advokasi penanganan konflik/korban gerakan/aliran/paham kegiatan bermasalah, untuk mendapatkan data yang akurat tentang paham keagamaan yang ada di wilayah DIY. (Feb)

BERITA REKOMENDASI