Kasus Kematian Cenderung Naik, Waspada Kelompok Rentan di DIY

YOGYA, KRJOGJA.com – Kenaikan kasus Covid-19 di DIY yang tergolong signifikan menjadikan angka kematian mulai naik. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY selama 9-16 Februari 2022 tercatat ada 17 pasien yang meninggal akibat Covid-19.

Padahal sepekan sebelumnya atau 2-8 Februari hanya ada 4 pasien yang dilaporkan meninggal. Mayoritas pasien yang meninggal dunia adalah lanjut usia (Lansia) dan mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

“Pasien yang meninggal dunia itu ada seorang perempuan 72 tahun di Sleman sudah vaksin dosis dua tapi punya hipertensi. Selain laki-laki 70 tahun sudah vaksin dosis ada penyakit jantung dan hipertensi. Menyikapi hal itu saya minta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya meski Omicron dikenal hanya menimbulkan gejala ringan, namun cukup berbahaya jika menjangkit kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga dengan komorbid,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Drs K Baskara Aji di Kompleks Kepatihan, Kamis (17/2/2022).

Menurut Baskara Aji, guna menekan adanya angka kematian dan mencegah terjadinya penularan. Salah satunya dengan mengisolasi warga yang terpapar Covid-19. Walaupun dalam realitanya untuk melakukan itu bukan perkara mudah. Karena mayoritas yang terinfeksi tak menunjukkan gejala atau OTG. Apalagi jika kasus positif itu dibawa anak muda tanpa gejala. Sementara di rumahnya ada lansia dengan komorbid harus lebih hati-hati karena orang dengan komorbid dan lansia sangat rentan menjadi fatal.

“Sampai saat ini Pemda bersama kabupaten/kota dan kalurahan telah menyiapkan fasilitas layanan isolasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Bahkan tiap kalurahan di DIY diinstruksikan untuk kembali mengaktifkan shelter,” terangnya.

BERITA REKOMENDASI