Kasus Kesehatan Jiwa di DIY Tinggi, Dibutuhkan Peraturan Daerah yang Lebih Holistik

Jaimun berharap, Ranperda Kesehatan Jiwa lebih holistik yang membangun sinergi tidak hanya aspek kesehatan tapi juga lainnya. “Harapanya payung Perda Kesehatan Jiwa bisa mendorong peran desa dalam kehidupan disabilitas psikososial menjadi warga negara yang produktif dan menyokong pembangunan desa yang baik,” katanya.

Tri Wahyuni Suci menuturkan, selama ini, penanganan kesehatan jiwa di DIY masih menekankan upaya kuratif. Dia berharap dalam Perda nantinya, sudah ada upaya promotif, perventif dan rehabilitatif. “Upaya ini kan semacam mitigasi. Setelah kita mengetahui bahwa DIY kasus gangguan jiwanya tinggi, kita harus melakukan dengan kampanye dan kesadaran, serta mendeteksi diri sendiri apakah kita mengalami masalah kesehatan jiwa,” ujarnya.

Tri juga berharap, dari pengalaman dan kerja-kerja yang dimiliki oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM bisa mewarnai proses Ranperda Kesehatan Jiwa di DIY. “Sehingga Perda kesehatan Jiwa yang nantinya diketok oleh Dewan dapat menjawab kebutuhan orang dengan disabilitas psikososial,” pungkasnya. (Dev)

BERITA REKOMENDASI