Kesiapan Anak Divaksin Harus Diperhatikan

YOGYA, KRJOGJA.com – Guna mewujudkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang akan membutuhkan kebijakan yang mendukung dari pemerintah dan semua pihak terkait. Karena hal tersebut akan mengurangi resiko penularan Covid-19.

“Kebijaksanaan dan kesadaran dari semua pihak, baik pemerintah, kalangan usaha, serta masyarakat umum menjadi faktor menentukan dalam kesuksesan PTM ini. Untuk meminimalisir persebaran Covid-19 ini penggunaan protokol kesehatan masih sangat relevan, ditambah lagi dengan penggunaan vaksin Covid-19 secara terukur,” ungkap Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, M Afnan Hadikusumo kepada KRJOGJA.com, Kamis (6/1/2021) menanggapi digiatkannya kembali PTM, bahkan kebijakan pemerintah dapat menjadi 100 persen jika memenuhi syarat.

Soal vaksinasi, menurut Afnan, percepatan vaksin pada anak akan lebih baik jika mempertimbangkan kesiapan tubuh anak. Sebab tubuh anak masih lebih rentan dibandingkan remaja dan orang dewasa. Karena itu, dirinya berpendapat, pentingnya pencermatan terhadap anak yang akan divaksin.

Diakui, akibat pembelajaran jarak jauh akibat pandemi berlarut-larut, membuat kualitas pendidikan siswa mengalami penurunan. Karena itu perlu upaya untuk mengejar ketertinggalan mutu pendidikan.

BERITA REKOMENDASI