Korban Kekerasan Lapas Narkotika Yogya Siap Beri Bukti, Ombudsman Investigasi!

YOGYA, KRJOGJA.com – Anggara Adiyaksa, perwakilan warga binaan korban kekerasan di Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta menyebutkan adanya bukti-bukti tindakan yang dialami eks warga binaan maupun warga binaan. Mereka siap mengkonfrontasi seluruh bukti dengan semua oknum yang dilaporkan melakukan tindak kekerasan.

Anggara menyebut, selain ke Ombudsman pihaknya juga telah menyampaikan laporan ke Komnas Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dengan berbagai bukti yang ada. Namun, ia menegaskan tak menyerang instansi melainkan perilaku oknum-oknum yang dinilai tak berperikemanusiaan tersebut.

“Semua kemarin yang dibantah lapas kami punya buktinya. Jadi kami sudah sampaikan di Ombudsman bahkan Komnas HAM. Kita siapkan dikonfrontir dengan semua oknum yang dilaporkan. Kami ingin menjelaskan juga kami tidak menyerang instansi Kemenkumham itu tapi oknum-oknum di dalamnya,” tegasnya saat dihubungi wartawan, Rabu (3/11/2021).

Anggara juga menjawab tudingan kesengajaan membuat gaduh situasi dengan membuat laporan di hadapan media massa. Ia menceritakan bahwa pelaporan sudah dilakukan sejak September lalu ke Kanwil Kementrian Hukum dan HAM DIY juga Ditjen Lapas, namun tak kunjung mendapat tindaklanjut.

“Jadi itu kekerasan masih berlangsung sampai 28 Oktober lalu, nah teman-teman warga binaan ini tidak tahan lagi jadi kemudian lapor ke Ombudsman. Tidak benar apabila sengaja bikin gaduh, kami punya semua bukti termasuk laporan sejak September itu. Ini baru setelah media meliput, ada tindaklanjut seperti sekarang. Kami mantan warga binaan lapas dididik untuk jujur, tapi mengapa justru mereka menutupi dan berbohong,” sambung dia.

BERITA REKOMENDASI