Kota Yogya Siapkan Skema Penataan ‘Skuter’

Pembatasan dari sisi jumlah, imbuh Heroe, agar peredarannya tidak terlalu banyak atau berlebihan. Seperti halnya di Alun-alun Selatan dengan jumlah odong-odong yang terlalu banyak sehingga ada penataan industri pariwisata tetap berjalan serta keamanan pejalan kaki dan pengguna jalan juga terjamin.

“Kita khawatir mereka menjalani seolah-olah di mana pun. Padahal skuter itu kan bukan di tempat jalan-jalan umum. Dalam rangka penertiban ini maka kita ingin mendata dan evaluasi semua,” imbuhnya.

Selain dari aspek jumlah, jam operasi dan rutenya juga perlu disepakati. Hal ini karena sepanjang Tugu sampai Titik Nol Kilometer yang melewati Malioboro merupakan kawasan sentral yang banyak dilalui kendaraan. Jalur pedestrian di kawasan tersebut juga tidak pernah sepi dari pejalan kaki. Akan tetapi di sisi lain keberadaan skuter berpotensi mengangkat citra pariwisata serta peluang usaha masyarakat.(Dhi)

BERITA REKOMENDASI