13 Aduan Masuk DPMPT Kulonprogo Ditindaklanjuti

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sebanyak 13 aduan yang masuk Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Kulonprogo sejak bulan Januari hingga bulan Agustus 2021 sudah ditindaklanjuti bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Adapun 13 aduan tersebut antara lain meliputi gangguan pembangunan proyek, keringanan retribusi, pencabutan nomor induk berusaha (NIB), hingga permasalahan kerja sama investor.

Kepala DPMPT Kulonprogo, Agung Kurniawan SIP MSi mengungkapkan tindaklanjut yang dilakukan juga berbeda-beda, tergantung masalah yang dihadapi. Ada yang melalui mediasi dan peninjauan langsung ke lapangan. Ada yang cukup dengan melakukan klarifikasi dengan pihak yang bersangkutan

“Adanya aduan yang masuk dan sudah ditindaklanjuti, hal itu merupakan bentuk tanggungjawab pelayanan publik. Kami merupakan pelayan masyarakat. Jadi, ketika ada aduan yang masuk, kami wajib melakukan tindaklanjut. Ini sebagai bentuk pelayanan dan sudah menjadi tugas kami dalam melayani masyarakat, membantu masyarakat menyelesaikan masalah yang ada,” jelasnya ketika dikonfirmasi, Selasa (14/09/2021).

Lebih lanjut, Agung menyebutkan bahwa tindaklanjut yang dilakukan pihaknya juga melibatkan dengan beberapa instansi terkait. “Tergantung aduan yang masuk. Jika masalahnya menyangkut dengan pihak lain, instansi lain, kami lakukan koordinasi dengan pihak lain untuk mencari solusi bersama. Jadi tidak semata kami bergerak sendiri,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI