2022, Tahun Strategis Evaluasi Menyeluruh Capaian Kinerja Kulonprogo

Editor: KRjogja/Gus

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Bupati Kulonprogo Drs Sutedjo menegaskan, 2022 merupakan tahun terakhir atau tahun kelima pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kulonprogo 2017-2022. Tahun 2022 sangat strategis, karena akan dilaksanakan evaluasi menyeluruh atas capaian kinerja tujuan dan sasaran daerah yang telah ditetapkan pemerintah kabupaten (pemkab).

“Saya mengajak semua pihak menjadikan hasil evaluasi atas capaian pembangunan yang telah kita laksanakan menjadi pertimbangan mendasar dalam proses perencanaan ini untuk kemudian kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Bupati Sutedjo dalam konsultasi publik membahas Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kulonprogo 2022 di Aula Adikarto Kompleks pemkab setempat, Senin (1/2/).

Dalam kesempatan tersebut bupati mengingat perihal kemampuan keuangan daerah yang terbatas. Selama tiga tahun terakhir, pendapatan daerah mengalami penurunan. Pada 2019, pendapatan Kulonprogo sebesar Rp 1,67 triliun dan pada 2020 jumlah pendapatan mengalami penurunan menjadi Rp 1,64 triliun. Kemudian pada APBD 2021, Pemkab Kulonprogo memprediksikan pendapatan daerah lebih kurang Rp 1,56 triliun.

“Dengan memperhatikan kondisi yang ada, kita memproyeksikan besaran tersebut tidak jauh berbeda dengan kemampuan keuangan kita pada tahun 2022”, ungkapnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Ir RM Astungkoro MHum, menyampaikan RKPD akan dijadikan dasar utama dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD). Mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung, sehingga dampaknya tentu masih akan dirasakan pada pelaksanaan pembangunan tahun 2021, dan harus bisa diantisipasi pada perencanaan pembangunan tahun 2022.

“Melalui konsultasi publik diharapkan ada sinergi antara pemerintah dan masyarakat sebagai acuan dalam rangka penyusunan rencana kerja di perangkat daerah,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI